Contoh karya tulis Jatim Park

INDAHNYA JATIM PARK 1
JAWA TIMUR



Karya tulis ini disusun sebagai bentuk latihan menulis
Karya ilmiah sederhana dan sebagai
Syarat kenaikan kelas


Tahun ajaran 2013/2014

 

Disusun oleh : 
                                                   Nama      :
                                                   Nomor    :
                                                   Kelas       :



Sekolah Menengah Pertama Negeri
TAHUN 2014
 




PERSETUJUAN

    Karya tulis ini telah disetujui oleh pembimbing karya tulis SMP Negeri tahun pelajaran 2013/2014 pada :

Hari    :
Tanggal    :




                                                                                                      Pembimbing Karya Tulis

                                                                                                          

                                                                                                          (............................)
                                                                                                      NIP.  




 PENGESAHAN

    Karya tulis ini telah disahkan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri tahun pelajaran 2013/2014 pada :

Hari          :
Tanggal    :





                                                                                                      Kepala SMP Negeri


                                                                                                      (..........................)
                                                                                                      NIP. 




MOTTO


1.    Carilah ilmu sampai ke negeri Cina.
2.    Rajinlah belajar untuk mencapai cita-cita.
3.    Pusat pengendalian diri adalah sikap dan tingkah laku.
4.    Tidak ada orang bodoh tetapi adanya orang yang tidak memperhatikan.
5.    Ilmu bagaikan kunci emas kehidupan.
6.    Agama tanpa ilmu adalah hampa.
7.    Tindakan tanpa strategis adalah kebodohan
8.    Mengalahkan diri sendiri adalah kemenangan paling utama.
9.    Kesenangan tidak terletak pada sedikitnya emang kosong
10.    Buku yang baik laksana sahabat karib




PERSEMBAHAN

Karya tulis ini ku persembahkan untuk:
1.    Ayah dan Ibu ku tercinta
2.    Kakak dan adik ku tersayang
3.    Bapak kepala sekolah SMP Negeri
4.    Bapak dan Ibu guru yang telah memberikan pengarahan dan bimbingan
5.    Teman-teman yang selalu memberi motivasi




KATA PENGANTAR
            
    Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat, hidayah, dan karunia-Nya. Sehingga saya dapat menyelesaikan karya tulis dengan judul “Indahnya Jatim Park I di Jawa Timur”.
    Dalam penyusunan karya tulis ini, saya mendapat bimbingan dan arahan dari beberapa pihak. Oleh karena itu, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1.    Bapak Rahmadi, S.Pd selaku Kepala SMP Negeri,
2.    Ibu Diana Pramukawati, S.Pd selaku pembimbing karya tulis,
3.    Bapak Jumari, S.Pd selaku wali kelas VIII E,
4.    Orang tua yang telah memeberikan izin
Saya menyadari bahwa dalam penyusunan karya tulis ini masih banyak kekurangan baik dalam materi, teknik atau penyajian data. Hal ini karena terbatasnya kemampuan yang saya miliki. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan karya tulis ini.
    Akhirnya penulis berharap semoga karya tulis yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi para pembaca pada umumnya dan saya khususnya.


                                                                                                                                          Penulis



DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .........................................................................................        i
HALAMAN PERSETUJUAN .............................................................................       ii
HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................       iii
HALAMAN MOTTO .......................................................................................       iv
HALAMAN PERSEMBAHAN ...........................................................................       v
KATA PENGANTAR ........................................................................................       vi
DAFTAR ISI ...................................................................................................       vii
BAB  I   PENDAHULUAN
              1.1  Latar Belakang ............................................................................       1
              1.2. Tujuan Penulisan ........................................................................       1
              1.3. Metode Kegiatan .........................................................................       1
              1.4. Sistematika Penulisan .................................................................       2
BAB II  PEMBAHASAN
              2.1  Seputar JATIM PARK ....................................................................       3
              2.2. Fasilitas di “JATIM PARK”  .............................................................      3
              2.3. Etnik Nusantara ...........................................................................            
              2.4  Galeri Belajar ...............................................................................               
              2.6  Taman Sejarah .............................................................................
BAB III PENUTUP
              3.1  Kesimpulan ...................................................................................  
              3.2  Saran ............................................................................................      
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Penulis menyusun karya tulis yang berjudul “Indahnya Jawa Timur Park I” dengan latar belakang sebagai berikut:
1.    Penulis ingin mengetahui lebih dekat situasi dan kondisi Jatim Park.
2.    Penulis ingin mengetahui lebih dekat fasilitas yang ada di Jatim Park.
3.    Penulis ingin mengetahui lebih dekat seputar Jatim Park.

1.2. Tujuan Penulisan

Tujuan dibuatnya karya tulis ini antara lain adalah sebagai berikut :
1.    Untuk meningkatkan kemampuan menulis karya tulis
2.    Untuk menumbuhkan aspirasi terhadap “Jatim Park”

1.3. Metode Kegiatan
Dalam pembuatan karya tulis ini metode yang digunakan untuk mendapatkan data yang akurat dan sesuai dengan bahasa yang ada adalah sebagai berikut :
1.    Metode Observasi
Dengan menggunakan metode ini saya berusaha mengumpulkan data-data lebih lanjut dengan cara melakukan penelitian terhadap objek yang  diingat  saya  dalam  menulis  karya  tulis  ini  yaitu  Indahnya  Jatim  Park I.
2.    Metode Study Pustaka
Dengan menggunakan metode ini saya mengumpulkan data-data yang bersumber dari buku-buku kajian teori yang berkaitan dengan bahasa yang akan disampaikan dalam bahasan karya tulis ini yaitu Indahnya Jatim Park I.
3.    Metode Interview
Dengan menggunakan metode ini saya mengumpulkan data-data lebih lanjut dengan cara melakukan wawancara mengenai objek yang diingat saya yaitu Indahnya Jatim Park I.

1.4. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan karya tulis ini disajikan untuk mengetahui gambaran isi secara keseluruhan pada karya tulis ini. Adapun sistematika penulisannya sebagai berikut:
BAB   I     PENDAHULUAN
                 1.1 Latar Belakang
                 1.2 Tujuan Penulisan
                 1.3 Metode Kegiatan
                 1.4 Sistematika Penulisan
BAB  II     PEMBAHASAN
                 2.1 Seputar Jatim Park
                 2.2 Fasilitas Jatim Park
                 2.3 Etnik Nusantara
                 2.4 Galeri Belajar
                 2.5 Taman Argo
                 2.6 Taman Sejarah
BAB  III   PENUTUP
                 3.1 Kesimpulan
                 3.2 Saran



BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Seputar JATIM PARK
Jawa Timur Park (JTP) merupakan obyek wisata yang memadukan secara serasi konsep pendidikan (education) dan konsep pariwisata (tourism) dalam satu ruang dan satu waktu, sehingga mampu menjadi sarana penyebaran informasi tentang khasanah ilmu pengetahuan dan teknologi yang direpresentasikan melalui lahirnya wahana seperti galeri belajar (Biologi, Kimia, Matematika, dan Fisika). Stadium galeri dapat menampung 300 siswa. Lembar panduan belajar siswa dan kelengkapan peraga ilmu terapan (indoor dan outdoor) yang diantaranya didukung oleh Telkom, Rimba Raya, dan sejumlah universitas terkemuka (Negeri maupun Swasta) di Jawa Timur. Serta dapat menjadi pemandu untuk memperdalam wawasan tentang ragam budaya bangsa Indonesia dan keberadaan Galeri Etnik Nusantara di anjungan Jawa Timur.
Jawa Timur Park terletak di lereng gunung Paderman, dengan luas area ± 11 hektar dan ketinggian 850 meter di atas permukaan laut, serta didukung hadirnya tiga wahana baru setiap tahunnya.

2.2. Fasilitas di “JATIM PARK”
Dengan suguhan “One Stop Service”, Jawa Timur Park menyambut kedatangan anda mulai pukul 08.30 sampai 16.00 WIB setiap harinya.
Berbagai fasilitas yang tersaji di Jawa Timur Park antara lain :

•    Galeri Etnik Nusantara
•    Science Center Kimia
•    Amazing Human Body
•    Anjungan Jatim dan Irian Jaya
•    Galeri Belajar
•    Taman Agro
•    Taman Sejarah
•    Adegan Prasejarah
•    Diorama Binatang
•    Baby zoo
•    Mobil Mini
•    Playground
•    Mary Go Round
•    Arena Bermain Anak
•    Flying Tornado
•    Bumper Car
•    Drop Zone
•    Rumah Misteri
•    Jet Coaster
•    Water Boom
•    Kolam Renang Anak
•    Kolam Renang Arus
•    Taman Reptile
•    Rumah Pipa
•    Taman Ikan
•    Volcano dan Amphy Theater
•    Pasar Wisata
•    Pasar Hewan, Buah, dan Sayuran


Selain itu juga tersedia pula fasilitas pendukung berupa outlet makanan, minuman, galeri seni, mushola, klinik, wartel, nursery room, toilet dan tempat parkit yang representative. Jawa Timur Park juga dilengkapi dengan klub bunga, butik resort dan pondok penginapan Jatim Park yang membuat acara wisata terasa lebih nyaman, tenang, menyenangkan.

2.3. Etnik Nusantara
1.    Bali
Bali merupakan daerah yang mempunyai tradisi yang khas. Karya seni Bali merupakan hasil akulturasi Bali Kuno, Hindu dan Jawa yang terwujud dalam kebudayaan Hindu dan Bali.
Ciri khas kebudayaan Bali :
a.    Ornamen dan patung Bali yang khas
b.    Barang Bali yang dipengaruhi oleh budaya Cina
c.    Batik bertuah Bali yang disebut “Geringsing”
d.    Pakaian adat pria Bali yang disebut “Udeng”
e.    Rumah adat Bali yang disebut “Pura”

2.    Papua
Nama suku pedalaman di daerah Papua yaitu “Suku Dani”. Jika dilihat dari busana dan tata rias suku Dani terbilang sangat khas bila dibandingkan dengan etnik lainnya di Papua, diantaranya adalah :
  • Koteka / Holim : Busana adat kaum laki-laki berupa penutup alat kelamin dari “kala basak” sejenis labu Cina yang  dikeringkan.
  • Yokal : Busana kaum ibu (wanita yang sudah menikah)  terbuat dari serat akar hutan yang dipintal menjadi  semacam rok
  • Soli   : Pakaian sehari-hari suku Dani yang terbuat dari sejenis daun pandan.

3.    Mandar dari Sulawesi Selatan
Nama baju adat adalah Mandar dengan ciri-ciri yaitu :
a.    Berbentuk segi empat
b.    Tidak berlengan
c.    Sisi samping kain dijahit dan bagian atas dilubangi untuk memasukkan kepala dan sekaligus merupakan leher baju.

2.4  Galeri Belajar
1.    Galeri Kimia
a.   Nama Alat : Percobaan asam – basa
      Kegunaan : Mengenai sifat dari larutan asam dan basa
      Cara penggunaan : Mencampurkan larutan asam dan basa dengan larutan alkohol
b.  Nama Alat : Percobaan kimia
      Kegunaan : Mengetahui reaksi kimia yang terjadi pada percobaan tersebut
      Cara penggunaan : Mencampurkan larutan kimia
c.   Nama Alat : Percobaan Presipitasi
      Kegunaan : Reaksi kimia yang dapat membentuk endapan
      Cara penggunaan : Menambah Pimbal (II) Nitrat (Pb(NO3)2)

2.    Galeri Fisika
a.    Nama Alat : Gong
Kegunaan : Sebagai penghasil gelombang yang berada pada kisaran frekuensi yang dapat didengar oleh telinga manusia (Frekuensi 20 Hz – 20 KHz)
Cara penggunaan : Dipukul
b.    Nama Alat : Pipa Suara
Kegunaan  :  Mengetahui gelombang suara yang merapat secara longitudinal
Cara penggunaan : Dengan merapatkan dan merenggangkan jarak partikel udara yang menjadi medium rambatnya.
c.    Nama Alat : Kubah Gema
Kegunaan : Dipantulkan dan difokuskan oleh atap parabola
Cara penggunaan : Bila anda bertepuk tangan di atas fokus maka suara lebih keras

3.    Galeri Biologi
a.    Nama Alat : Batang Pohon
Kegunaan : Dengan menghitung lingkaran pada penampang melintang batang pohon
Cara penggunaan : Dihitung lingkarannya
b.    Nama Alat : Mikroskop
Kegunaan : Melihat sel atau organisme yang sangat kecil dan tidak terlihat oleh mata
Cara penggunaan : Melihat melalui lensa obyektif


c.    Nama Alat : Alat Peraga (Kerja Jantung)
Kegunaan : Untuk mengetahui detak jantung pada saat manusia beraktivitas
Cara penggunaan :  menekan tombol pada alat peraga

2.5  Taman Agro
1.    Taman Buah-buahan
a.    Nama buah    :     Apel Manalagi
Berasal dari    :    Asia bagian barat daya, terutama dibudidayakan di Eropa, Rusia, Cina, Amerika Serikat, Turki,  Jepang dan Argentina.
b.    Nama buah    :     Sirsat
Berasal dari    :    Amerika tropik
Penyakit    :     Antraknosa dan busuk coklat batang
Hama    :    Kutu perisal dan kutu busuk
c.    Nama buah    :     Besaran
Berasal dari    :    Cina, menyebar sampai ke Indonesia

2.    Taman Sayur-sayuran
a.    Nama sayur    :     Mint
Kegunaan    :    Obat dan sayur
Penyakit    :    Busuk daun
b.    Nama sayur    : Tomat
Kegunaan    :    Pencegah kekurangan vitamin A
c.    Nama sayur    :     Labu Siam
Kegunaan    :    Penyembuh Penyakit


2.6  Taman Sejarah
1.    Area Dewi Purwati
Asal model    : Tulung Agung
2.    Area Ganesa
Asal model    : Karang Kates, Malang
3.    Area Singa
Asal model    : Abad IX dan XIV M




BAB III
PENUTUP

3.1  Kesimpulan
Dari karya tulis ini dapat disimpulkan obyek wisata Jatim Park merupakan objek wisata yang baik untuk bermain, disini banyak sekali permainan yang sangat menantang dan dapat untuk menguji nyali. Sehingga banyak pengunjung yang ketakutan tapi tetap menaiki permainan itu satu persatu. Wahana permainan itu seperti Spinning Couster, tornado, jet couster, dan lain-lain.
Tidak hanya wahana permainan, disana juga ada wahana pendidikan yang sangat bermanfaat bagi kita tentang dunia dan lebih mengenal nusantara kita. Di antara wahana pendidikan itu yaitu Galeri Nusantara, Galeri Fisika, Galeri Kimia, dan lain-lain.

3.2  Saran
  1. Sebaiknya Jatim Park I menambah wahana permainan menjadi lebih banyak lagi sehingga pengunjung semakin tertarik untuk berkunjung ke Jatim Park I.
  2. Sebaiknya wahana pendidikan dibuat lebih menarik lagi, misal dengan menambah wawasan di dalamnya.
  3. Sebaiknya dalam melayani pengunjung, para pegawai memberikan pelayanan yang ramah dan sopan.

Contoh Karya Tulis Pantai Parangtritis


PESONA INDAH PANTAI PARANGTRITIS




KARYA TULIS
Disusun dan diajukan untuk memenuhi tugas dan syarat
menempuh Ulangan Tengah Semester Gasal
Tahun Pelajaran 2013/2014
SMP Negeri 1

 



Disusun oleh :
                                                    Nama    : 
                                                    Kelas     : 
                                                    No          :

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
 
 
 
 
 
PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN

Karya tulis ini telah disetujui oleh guru pembimbing dan disahkan oleh Kepala Sekolah sebagai syarat dalam menempuh Ulangan Tengah Semester Gasal Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Grogol Tahun Pelajaran 2013/2014.

Hari           :
Tanggal    :


          Mengesahkan                                                                                    Menyetujui
        Kepala SMP N 1                                                                            Guru Pembimbing



(..................................)                                                                 (..................................)
NIP.                                                                                                        NIP. 


 
 
PERSEMBAHAN

Karya tulis ini penulis persembahkan untuk :
1.    Bp. ..............., selaku Kepala Sekolah SMPN 1
2.    Ibu ..............., selaku pembimbing karya tulis
3.    Bapak ..............., selaku wali kelas VIII E
4.    Kedua orangtua saya yang telah mengizinkan saya berwisata ke Jogjakarta
5.    Teman-teman yang telah membantu saya
6.    Pembaca yang budiman





MOTTO

1.    Penyesalan hanya akan membuang waktumu. Tetap semangat dan berpikir positif
2.    Jangan terpuruk hanya karena sikap seseorang yang mengecewakanmu karena di luar sana banyak yang sedang menanti senyum manismu
3.    Gagal bukan berarti kita kalah
4.    Buku adalah jendela dunia
5.    Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh
6.    Tiada hari tanpa belajar
7.    Tak perlu bersedih ketika impian tak jadi kenyataan
8.    Jika ada kemauan pasti ada jalan
9.    Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha
10.    Pengalaman adalah guru yang paling baik





KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Puji syukur penulis panjatkan Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang ditugaskan oleh pihak sekolah.
Dari kegiatan yang penulis lakukan, penulis menyusun karya tulis yang berjudul “PESONA INDAH PANTAI PARANGTRITIS”. Penulis meyakini bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna, dengan dasar itulah penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun. Semoga laporan ini berguna bagi penulis pada khususnya dan pembaca pada umumnya.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.



                                                                                                                                  Penulis




DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...........................................................................................       i
HALAMAN PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN ................................................       ii
HALAMAN PERSEMBAHAN ............................................................................       iii
HALAMAN MOTTO .........................................................................................       iv
KATA PENGANTAR ..........................................................................................       v
DAFTAR ISI .....................................................................................................       vi
BAB I    PENDAHULUAN
              A. Latar Belakang ................................................................................       1
              B. Tujuan Penulisan  .............................................................................      1
              C. Metode Penulisan ............................................................................       1
              D. Sistematika Penulisan .....................................................................       2
BAB II  PEMBAHASAN
              A. Sejarah Pantai Parangtritis ..............................................................       3
              B. Lokasi Pantai Parangtritis ................................................................       3
              C. Keistimewaan Pantai Parangtritis ....................................................       5
BAB III PENUTUP
              A. Kesimpulan .....................................................................................       7
              B. Saran ..............................................................................................       8
DAFTAR PUSATAKA
LAMPIRAN




BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pesona dan keindahan Pantai Parangtritis memang tidak diragukan lagi. Selain keeksotisan pantainya, parangtritis  juga dikenal dengan mitos-mitos yang berkembang di masyarakat. Hal itu adalah salah satu daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Hal inilah yang mendorong penulis untuk memilih judul “Pesona Indah Pantai parangtritis”.
 
B. Tujuan Penulisan
1.    Sebagai tugas yang diberikan oleh sekolah
2.    Karya tulis ini dibuat guna melengkapi syarat dalam menempuh tes tengah semester gasal 2013/2014
3.    Dapat memahami lebih jauh tentang Pantai Parangtritis

C. Metode Penulisan
1.    Metode Observasi
Penulis mengumpulkan data dengan mengunjungi langsung lokasi Pantai Parangtritis
2.    Metode Internet
Penulis menyusun data-data yang diambil dari internet

D. Sistematika Penulisan
Halaman Judul
Halaman Persetujuan dan Pengesahan
Halaman Persembahan
Motto
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB  I    PENDAHULUAN
              A. Latar Belakang
              B. Tujuan Penulisan
              C. Metode Penulisan
              D. Sistematika Penulisan
BAB  II  PEMBAHASAN
              A. Sejarah Pantai Parangtritis
              B. Lokasi dan Fasilitas Pantai Parangtritis
              C. Keistimewaan Pantai Parangtritis
BAB III PENUTUP
              A. Kesimpulan
              B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

 
 
 
 
BAB II
PEMBAHASAN

A. Sejarah Pantai Parangtritis
Sejarah nama Parangtritis bisa dibilang cukup menarik. Konon, ada seorang pelarian dari Kerajaan Majapahit bernama Dipokusumo yang melakukan semedi di kawasan ini. Ketika sedang bersemedi, ia melihat air yang menetes (tumaritis) dari celah-celah batu karang (parang). Kemudian ia memberi nama daerah tersebut Parangtritis yang berarti air yang menetes dari batu.
Pantai Parangtritis diyakini merupakan perwujudan dari kesatuan trimurti yang terdiri dari Gunung Merapi, Keraton Jogja, dan Pantai Parangtritis itu sendiri. Masyarakat setempat meyakini Pantai Parangtritis merupakan bagian dari daerah kekuasaan Ratu Selatan atau yang dikenal dengan nama Nyai Roro Kidul. Menurut mereka, Nyai Roro Kidul menyukai warna hijau, oleh karena itu wisatawan yang berkunjung ke Parangtritis disarankan tidak memakai baju berwarna hijau. Selain sarat dengan kisah misteri Nyai Roro Kidul, Pantai Parangtritis juga dikisahkan sebagai tempat bertemunya Panembahan Senopati dengan Sunan Kalijaga sesaat setelah Panembahan Senopati selesai menjalani pertapaan. Selain terkenal sebagai tempat rekreasi, Parangtritis juga merupakan tempat keramat. Banyak pengunjung yang datang untuk melakukan upacara Labuhan dari Keraton Jogjakarta.

B. Lokasi Pantai Parangtritis
Kawasan wisata Pantai Parangtritis  terletak di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Jogjakarta, sekitar 27 km sebelah selatan Kota Jogjakarta dengan jalan yang relatif datar sehingga sangat mudah dicapai. Dari arah Kota Yogyakarta terdapat dua jalur yang dapat dilalui untuk mencapai kawasan ini. Jalur yang pertama adalah jalur lurus Jogjakarta – Jalan Parangtritis – Kretek – Parangtritis. Jalur ini merupakan jalur utama yang biasa digunakan wisatawan maupun masyarakat luas pada umumnya. Jalur yang kedua adalah jalur Jogjakarta – Imogiri – Siluk – Parangtritis. Jalur ini memang lebih jauh namun menjanjikan panorama alam yang juga jauh lebih indah dan menakjubkan. Sepanjang perjalanan naik turun bukit tersebut (jangan khawatir karena jalannya sudah lebar dan beraspal halus) mata Anda akan dimanjakan dengan areal persawahan yang luas menghijau, suangai yang mengalir indah, serta deretan bukit karst. Dari atas bukit, Anda akan bisa menyaksikan pemandangan pohon-pohon yang menghijau dari bukit-bukit di bawahnya. Udara dijamin sangat sejuk dan segar, terlebih jika Anda pergi pada waktu pagi hari atau sore hari. Selain itu Anda juga akan melewati lokasi Makam Raja-Raja Imogiri.
Fasilitas di kawasan wisata ini sudah cukup lengkap. Di sekitar pantai terdapat banyak sekali hotel dan penginapan dengan berbagai range harga, termasuk hotel dan penginapan yang terletak di atas bukit yang menawarkan pemandangan pantai yang sangat indah. Di sekitar kawasan pantai, Anda juga bisa menemukan berbagai macam toko souvenir dan oleh-oleh khas Jogjakarta (Bantul), toko-toko kelontong, dan warung-warung makan. Khusus mengenai makanan, sebaiknya Anda tidak melewatkan wisata kuliner di Pantai Depok yang menyediakan ikan dan makanan laut segar lainnya, langsung dibeli dan dimasak di tempat, dengan pilihan bumbu masakan yang sangat lezat. Anda bisa membeli berbagai jenis ikan, udang, cumi-cumi, atau kepiting di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Depok dan menyewa jasa masak (yang sekaligus menyediakan tempat makan lesehan, nasi, sambal, lalapan, dan berbagai jenis minuman termasuk kelapa muda segar) di warung-warung yang berjejer di sepanjang Pantai Depok. Menyantap seafood segar dan mantap di Pantai Depok ini relatif murah dan terjangkau. Di Pantai Depok juga terdapat pasar tradisional yang menjual berbagai macam jajanan khas pantai, seperti ikan goreng, undur-undur goreng, peyek ikan, dan sebagainya. Tersedia juga disini rujak (buah-buahan segar dengan bumbu manis pedas) dengan harga yang sangat terjangkau.
Kawasan wisata Pantai Parangtritis juga menyediakan lahan parkir yang luas dan penyewaan kamar mandi. Sedangkan di bibir pantai Anda bisa menyewa dokar (kereta kuda), motor ATV, kuda, maupun paralayang yang sangat menantang adrenalin. Berfoto-foto di kawasan gumuk pasir membuat Anda seolah-olah sedang berfoto di gurun pasir di Afrika, tak heran tempat ini sering digunakan untuk foto-foto prewedding. Disarankan Anda tidak berenang terlalu dalam, karena ombak Pantai Parangtritis  cukup berbahaya.
Tiket masuk kawasan wisata Pantai Parangtritis (meliputi seluruh kompleks)  adalah  Rp  3.000,- per orang ditambah  biaya  asuransi  sebesar  Rp 250,- per orang. Sedangkan retribusi untuk sepeda motor adalah Rp 500,-, mobil Rp 1.000,-, dan bus pariwisata Rp 2.000,-. Untuk menyewa kuda atau dokar, Anda bisa membayar Rp 20.000,- untuk satu kali putaran bolak-balik, dan  untuk  menyewa  mobil  ATV  tarifnya  adalah  sekitar  Rp 50.000,- hingga Rp 100.000,- per setengah jam.

C. Keistimewaan Pantai Parangtritis
Parangtritis adalah sebuah pantai sebuah pantai yang landai dan mempesona dikombinasikan dengan bukit berbatu, bukit pasir, dengan pasir berwarna hitam. Pantai Parangtritis yang cantik memiliki banyak fenomena yang menarik, baik pemandangan alamnya maupun kisah supranaturalnya. Ombak Parangtritis selalu membawa kayu dan bambu menuju darat yang mungkin berasal dari pantai lain di dekatnya. Beberapa kayu diambil dan dibawa oleh penduduk setempat untuk kemudian digunakan di rumah mereka sendiri. Pantai Parangtritis juga merupakan sebuah kawasan wisata yang sempurna untuk menikmati matahari terbenam (sunset) yang sangat romantis.
Kompleks yang termasuk kawasan Pantai Parangtritis  meliputi: Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, Pantai Depok, Datarang Tinggi Gembirowati, Petilasan Parangkusumo, Pemandian Parangwedang, Makam Syeh Maulana Magribi, Makam Syeh Bela Belu, Makam Ki Ageng Selohening. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Depok, dan Gumuk Pasir (barchan). Di Parangkusumo terdapat kolam pemandian air panas (belerang) yang diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit dalam. Kolam ini ditemukan dan dipelihara oleh Sultan Hamengku Buwono VII. Adanya komplek kerajinan kerang, hotel bertaraf Internasional (Queen of South), serta penyewaan paralayang, dokar wisata, kuda dan motor ATV (All-terrain Vechile), juga para penjual jagung bakar dan jajanan-jajanan tradisional lainnya di Parangtritis ikut menyemarakkan pariwisata di wilayah ini.
Anda juga dapat sedikit naik ke bukit kecil yang berada di sisi utara Pantai Parangtritis. Di sana banyak tersedia warung-warung kecil yang menawarkan pemandangan pantai yang menakjubkan dari atas bukit. Sambil menikmati sebutir kelapa muda dan jajanan ringan khas, dapat merasakan angin pantai yang kencang berhembus sambil menyaksikan pemandangan sepanjang garis Pantai Parangtritis  yang terlihat semua dari atas bukit tersebut. Jika menginginkan medan yang lebih menantang, bisa juga mengunjungi bukit Parangndog, yang terletak di sebelah timur Pantai Parangtritis, pada perbatasan antara Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul. Di bukit Parangndog ini, terdapat sebuah tempat yang dikhususkan untuk olahraga paralayang dan gantole. Untuk mencapai kawasan tersebut medannya cukup berat dan menantang, namun sesampainya di atas, semua akan terbayar lunas dengan pemandangan samudera luas tanpa batas dan tak terhalang apapun, cocok sebagai tempat untuk menanti matahari tenggelam. Selain itu, juga akan disambut oleh warung sederhana dengan sapaan Ibu penunggunya yang ramah. Di situ juga merupakan tempat parkir motor dan mobil. Dengan berjalan kaki naik ke atas di antara bebatuan kapur, akan mencapai tempat yang digunakan untuk take off gantole. 
 
 
 
 
 
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Parangtritis adalah sebuah tempat pariwisata berupa pantai pesisir Samudra Hindia yang terletak kurang lebih 25 kilometer sebelah selatan kota Yogyakarta. Parangtritis merupakan objek wisata yang yang cukup terkenal di Yogyakarta, mempunyai keunikan pemandangan ombak yang besar dan adanya gunung-gunung pasir di sekitar pantai. Parangtritis adalah sebuah pantai sebuah pantai yang landai, dengan bukit berbatu, pesisir dan berpasir putih serta pemandangan bukit kapur di sebelah utara pantai. Di kawasan ini wisatawan dapat berkeliling pantai menggunakan bendi dan kuda yang disewakan dan dikemudikan oleh penduduk setempat. Selain terkenal sebagai tempat rekreasi, parangtritis juga merupakan tempat keramat. Banyak pengunjung yang datang untuk bermeditasi. Pantai ini merupakan salah satu tempat untuk melakukan upacara Labuhan dari Kraton Yogyakarta. Menjelang sore kita dapar menikmati suasana matahari terbenam (sunset) dan pada malam menjelang, kedai-kedai bambu para penjaja makanan di sekitar pantai mulai berjualan. Kita dapat menikmati hangatnya wedang jahe dan jagung bakar di keheningan malam pantai parangtritis. Kepercayaan masyarakat setempat tentang legenda Nyi Roro Kidul juga dengan sendirinya melahirkan pesona tersendiri. Hampir setiap malam jumat kliwon dan selasa kliwon, para pengunjung maupun nelayan setempat melakukan ritual di pantai tersebut. Acara ritual diwarnai pelarungan sesajen dan kemang warna-warni ke laut. Puncak acara ritual biasanya terjadi malam 1 suro, dimana para nelayan meinta keselamatan dan kemurahan rezeki dari penguasa bumi dan langit.
Penamaan Parangtritis memiliki sebuah cerita sejarah tersendiri. Konon, seseorang bernama Dipokusumo yang merupakan pelarian dari Kerajaan Majapahit  datang ke daerah ini beratus-ratus tahun lalu untuk melakukan semedi. Ketika melihat tetesan-tetesan air yang mengalir dari celah batu karang, ia pun menamai daerah ini menjadi Parangtritis, dari kata parang (batu) dan tumaritis (tetesan air). Sehingga pantai tersebut diberi nama Parangtritis. Pantai Parangtritis merupakan pantai yang penuh mitos, diyakini merupakan perwujudan kesatuan trimurti yang terdiri dari Gunung Merapi, Kraton Yogyakarta dan Parantai Parangtritis. Pantai ini juga diyakini sebagai tempat bertemunya Panembahan Senopati dengan Sunan Kalijaga sesaat setelah selesai menjalani pertapaan. Dalam pertemuan itu, Senopati diingatkan agar tetap rendah hati sebagai penguasa meskipun memiliki kesaktian. Labuhan yang merupakan tradisi tahunan Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat digelar dalam waktu setahun sekali. Surakso yang juga merupakan juru kunci atau sesepuh di wilayah Parangtritis mengatakan, labuhan merupakan tradisi yang digelar tiap tahun dan delapan tahunan (sewindu) dalam penanggalan Jawa. Labuhan delapan tahunan digelar dengan melabuh sejumlah pakaian milik Sri Sultan Hamengku Buwono Buwono, berupa jarik dan kemben yang ditaruh di atas empat ancak (tempat sesaji terbuat dari bambu ukuran satu meter persegi).

B. Saran

Sebaiknya pengunjung dan pengelola tempat wisata dari Pantai parangtritis selalu menjaga kebersihan lingkungan pantai, agar kelestariannya tetap terjaga dan semakin menambah minat wisatawan untuk mengunjungi Pantai Parangtritis.


Contoh Karya Tulis Taman Pintar Yogyakarta

TAMAN PINTAR YOGYAKARTA


Karya tulis ini disusun untuk meningkatkan kemampuan
Menulis karya ilmiah sederhana
Tahun pelajaran 2013/2014





Disusun oleh :

                                                    Nama     :
                                                    No           :
                                                    Kelas      :

SEKOLAH MENEGAH PERTAMA NEGERI 1
TAHUN 2014





PERSETUJUAN

Karya tulis ini disetujui oleh pembimbing karya tulis SMP Negeri 7 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2013/2014.

Hari           :
Tanggal     :







                                                                                                       Pembimbing Karya Tulis


                                                                                                         (................................)
                                                                                                         NIP.




PENGESAHAN

Karya tulis ini disahkan oleh Kepala sekolah SMP Negeri 7 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2013/2014.

Hari           :
Tanggal    :








                                                                                                                  Kepala SMP N


                                                                                                         (................................)
                                                                                                         NIP.



MOTTO

1.    Buku adalah jendela dunia
2.    Peluang selalu dihampit kesulitan
3.    Ciptakan kreasi untuk berkreasi
4.    Ilmu lebih baik daripada harta
5.    Tuntutlah ilmu sampai negeri Cina
6.    Sertakan doa dalam usaha
7.    Raihlah ilmu setinggi mungkin
8.    Guru adalah guru yang sabar
9.    Kebersihan itu milik orang lain
10.    Bulatkan tekad penuh semangat





PERSEMBAHAN

Karya tulis ini dipersembahkan penulis untuk orang-orang yang selalu mendukung penulis :
1.    Kedua orang tua saya yang yang tercinta
2.    Adik, kakak tersayang
3.    Ibu & Bapak guru yang saya hormati
4.    Teman-teman yang saya cintai
5.    Para pembaca yang budiman
6.    Semua pihak yang membantu dalam pembuatan karya tulis ini





KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur saya panjatkan kepada kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan karya tulis ini dengan Judul “TAMAN PINTAR”.
Dalam karya tulis yang sederhana ini saya akan menggambarkan sedikit bagaimana keindahan suasana Taman Pintar yang berada di Yogyakarta ini.
Seiring terselesaikannya penulisan karya tulis ini, maka penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1.    Bapak ............... selaku kepala sekolah SMP NEGERI
2.    Ibu ................... selaku pembimbing karya tulis dan wali kelas VIII D
3.    Bapak/Ibu guru yang telah memberikan izin untuk mengikuti karya tulis
4.    Semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan
Penulis menyadari dalam penulisan karya tulis ini banyak kekurangan baik dalam materi, teknik, maupun penyajian data. Hal ini dikarenakan terbatasnya kemampuan yang penulis miliki, oleh karena itu dengan kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan karya tulis ini.
Akhirnya penulis berharap semoga karya tulis yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi para pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb

                                                                                                                             Penulis

                                                                                                                    (........................)




DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ..........................................................................................        i
PERSETUJUAN ...............................................................................................       ii
PENGESAHAN ...............................................................................................       iii
MOTTO .........................................................................................................       iv
PERSEMBAHAN .............................................................................................       v
KATA PENGANTAR ........................................................................................       vi
DAFTAR ISI ..................................................................................................       vii
BAB  I   PENDAHULUAN
              1.1  Latar Belakang Masalah ...............................................................       1
              1.2  Tujuan Penulis ..............................................................................      1
              1.3  Metode Penulisan .........................................................................      1
              1.4  Sistematika Penulisan ..................................................................       2
BAB II  PEMBAHASAN
              2.1  Sejarah Taman Pintar ...................................................................      
              2.2  Logo Taman Pintar .......................................................................      
              2.3  Faktor Penarik Taman Pintar sebagai Tujuan Wisata.....................      
              2.4  Wahana di Taman Pintar ..............................................................      
BAB III PENUTUP
              3.1  Simpulan .....................................................................................      
              3.2  Saran ...........................................................................................      
LAMPIRAN





BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
Penulis menyusun karya tulis yang berjudul “TAMAN PINTAR” dengan alasan sebagai berikut :
1.    Penulis ingin mengetahui lebih dekat tentang situasi dan kondisi “TAMAN PINTAR”
2.    Penulis ingin mengetahui lebih dekat seputar “TAMAN PINTAR”
3.    Penulis ingin mengetahui fasilitas yang ada di “TAMAN PINTAR”

1.2  Tujuan Penulis
Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk :
1.    Meningkatkan kemampuan menulis karya tulis
2.    Membubuhkan apresiasi terhadap peranan “TAMAN PINTAR” dalam kehidupan modern
3.    Menggugah masyarakat pada umumnya dan penulis khususnya tentang tempat wisata modern

1.3  Metode Penulisan
Dalam mengumpulkan data tentang penulisan tersebut penulis menggunakan beberapa metode, yaitu:
1.    Observasi
Penulis mengadakan pengamatan langsung pada tempat yang dijadikan sumber informasi
2.    Studi perpustakaan
Pencarian data baik dari media cetak seperti buku dan media elektronik seperti internet untuk menambah perbendaharaan data agar karya tulis ini dapat sempurna
3.    Wawancara
Penulis mengadakan tanya jawab secara langsung dengan pihak yang bersangkutan petugas yang ada.

1.4  Sistematika Penulisan
Dalam penyusunan karya tulis ini penulis menggunakan sistematika penulisan sebagai berikut :
BAB  I     PENDAHULUAN
                1.1    Latar Belakang Masalah
                1.2    Tujuan Penulisan
                1.3    Metode Penulisan
                1.4    Sistematika Penulisan
BAB II     PEMBAHASAN
                2.1  Sejarah Taman Pintar
                2.2  Logo Taman Pintar
                2.3  Faktor Penarik Taman Pintar sebagai Tujuan Wisata
                2.4 Wahana di Taman Pintar
BAB III  PENUTUP
                3.1    Simpulan
                3.2    Saran




BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Sejarah Taman Pintar
Sejak terjadinya ledakan perkembangan sains sekitar tahun 90-an, terutama teknologi informasi pada gilirannya yang telah menghantarkan peradaban manusia menuju area tanpa batas. Perkembangan sains ini adalah sesuatu yang patut disyukuri dan tentunya menjanjikan kemudahan-kemudahan bagi perbaikan kualitas hidup manusia.
Menghadapi realitas perkembangan dunia semacam itu dan wujud kepedulian terhadap pendidikan, maka pemerintah kota Yogyakarta menggagas sebuah ide untuk pembangunan “Taman Pintar”. Target pembangunan Taman Pintar adalah memperkenalkan sains kepada siswa dari dini, harapan yang lebih luas kreatifitas anak didik terus diasah, sehingga bangsa Indonesia tidak hanya menjadi sasaran eksploitasi pasar teknologi sendiri. Bangunan Taman Pintar ini dibangun dengan adanya keterkaitan yang erat antara fungsi dan kegiatan bangunan di sekitarnya, seperti Taman Budaya dan Benteng Vrebuderg.
Pembangunan tahap II adalah gedung oval lanai I dan II. Serta gedung kotak lantai I diresmikan dalam Soft Opening II tanggal 9 Juni 2007 oleh Mendiknas Bambang Sudibyo dan Menristek Kusmanto Kadiman serta dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Pembangunan tahap III adalah gedung kotak lantai II dan III tampak presiden dan gedung memorabilia. Dengan selesainya tahapan pembangunan, grand opening Taman Pintar dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2008 yang diresmikan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono. 

2.2  Logo Taman Pintar

Maknanya : 
a.    Kembang api adalah simbolisasi dari intelegensi dalam imajinasi.
b.    Dalam bahasa Jawa, kembang api menggambarkan “Mletik” = Pintar = “Padhang mak byar” = Pintar
c.    Kembang api merupakan sesuatu yang menyenangkan, menghibur, sesuai dengan visi taman pintar sebagai wahana ekspresi, apresiasi, dan kreasi sains dalam suasana yang menyenangkan.
d.    Gambar logo yang keluar mengandung makna “Out Ward Looking”, selalu melihat keluar untuk terus belajar mengikuti dinamika perubahan di luar dirinya.
e.    Gambar logo tampak seperti matahari mengandung makna menyinari sepanjang masa.
f.    Efek perspektif adalah simbolisasi sesuatu yang tinggi “cita-cita”, pengharapan taman pintar akan generasi muda Indonesia, khususnya Yogyakarta dalam meraih cita-citanya.
g.    Wahana gabungan hijau-biru melambangkan pertumbuhan tak terbatas
h.    Maskot taman pintar adalah burung hantu bernama tepi. Burung hantu adalah spesies burung yang banyak melakukan aktifitas di malam hari. Dengan kepekaan yang dimilikinya. Ia mempelajari alam sekitarnya dengan merasakan semua kejadian alam yang ada di sekelilingnya.


2.3  Faktor Penarik Taman Pintar sebagai Tujuan Wisata
a.    Letaknya yang sangat strategis dan mudah sekali dijangkau

Taman pintar berlokasi di jantung Kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Panembahan Senopati No. 3 Yogyakarta, Indonesia. Lokasi taman ini sebelumnya merupakan lokasi Shooping Center yang kini direlokasi ke sebelah utara taman ini, bersebelahan dengan Taman Budaya Yogyakarta, Gedung Societet Militair, dan Pasar Beringharjo. Di sebelah selatan taman ini terdapat Bank Indonesia cabang Yogyakarta, Kantor Pos Besar Yogyakarta, dan Keraton Yogyakarta. Di sebelah timurnya terdapat Pos Polisi, sedangkan di sebelah baratnya terdapat Monumen Serangan Umum 1 Maret, Benteng Vredeburg, Gedung Agung dan Jalan Malioboro.
Akses menuju taman pintar tidak terlalu sulit karena letaknya persis di pinggir utara Jalan Panembahan Senopati No. 3. Di samping itu, taman ini juga relatif dekat dengan Bandara Adi Sucipto (sekitar 8 km), dari Terminal Giwangan (sekitar 6 km), dari stasiun Lempuyangan (sekitar 3 km), dan dari Stasiun Tugu (sekitar 2 km).


b.    Memiliki nilai edukasi yang tinggi
Secara garis besar, materi isi taman ini terbagi menurut kelompok usia dan penekanan materi. Untuk kelompok usia, dibagi menurut tingkat pra sekolah, taman kanak kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah. Sedangkan untuk penekanan materinya, diwujudkan dalam bentuk interaksi antara pengunjung dengan materi yang disampaikan melalui anjungan yang ada, mulai dari anjungan permainan, anjungan pengenalan, anjungan materi ilmu dasar, hingga anjungan penerapan iptek. Format materinya disusun dalam bentuk sub-sub tema dan zona ruang sebagai media penyampaian materi yang terkandung.
Disini anak-anak bukan hanya dapat bermain secara menyenangkan, namun juga sambil belajar dan tentu menyenangkan. Beragam wahana dibuat semenarik mungkin sehingga anak-anak secara tidak sadar sedang menjalankan proses pendidikan yang sangat positif bagi perkembangan mental dan fisiknya.

c.    Tempat wisata yang menarik

 Semua keluarga dapat menikmati taman wisata ini. Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Tempatnya yang berwarna-warni menambah kesemarakan taman yang penuh wahana edukasi ini. Beragam wahana yang ada disini pun menjadi daya tarik tersendiri seperti adanya Playground area, Gedung PAUD barat dan PAUD timur, Gedung Oval lantai 1, Gedung Oval lantai 2, Gedung kotak lantai 2, dan Gedung Memorabilia. Pada masing-masing zona memiliki berbagai wahana unggulan, antara lain taman Bermain, Penjelajah Kecil, Petualangan Lingkungan, Titian Penemuan, Titian Sains, Jembatan Sains,Indonesiaku, Teknologi canggih, dan Teknologi Populer.

d.    Lingkungan yang Bersih

Banyak yang berkunjung ke Taman Pintar ini mengaku karena nyamanberada di dalamnya. Pengujung merasakan keyamanan tentu karena kebersihanlingkungan yang senantiasa di jaga baik oleh pengunjung maupun pengelola. Ketika kami melakukan observasi hampir tidak terlihat sampah berserakan, hanya bisa dijumpai beberapa daun kering yang berguguransecara alami, itupun sangat sedikit jumlahnya.

e.    Harga Tiket Masuk Terjangkau

Biaya yang dikeluarkan pun sangat murah, jika hanya ingin berjalan-jalan di areal Playground Pengujung tidak perlu Mengeluarkan biaya sepeserpun, sedangkan jika ingin masuk ke wahana lain jelas ada tambahan biaya. Misalnya ketika pengunjung inging memasuki Gedung PAUD pengujung dikenai biaya : Rp. 500 / anak bagi anak yang berusia 2 – 7 tahun, biaya masuk Gedung Oval & kotak : Rp. 5.000 / anak, Rp. 15.000 / dewasa, sedangkan Gedung Memorabilia : Rp. 1.000 / anak, Rp. 2.000 / dewasa, dan Teater 3D : Rp. 15.000 / orang.


2.4  Wahana Di Taman Pintar
a.    Zona Playground

Saat anda masuk ketaman pintar anda akan di suguhi Zona Playground Area. Jalan masuk dari pintu gerbang terpecah menjadi 2 oleh sebuah koridor yang terdiri atas 3 tiang berbentuk segitiga. Di ujung koridor ada sebuah gong bertuliskan “Gong Perdamaian Nusantara (Sarana persaudaraan dan pemersatu bangsa)”. Di sekeliling gong tersebut terdapat logo dari semua propinsi dan kabupaten yang ada di seluruh Indonesia. Di zona ini ada wahana kolam air mancur, desaku permai, parabola berbisik, sistem katrol, rumah pohon, jembatan goyang, jungkat-jungkit, dan bermain pasir.

b.    Gedung PAUD

Bagi anda pengunjung yang mempunyai balita atau anak usia dini, di Taman Pintar ada tempat khusus bermain bagi anak usia dini. Tempat ini memang didesain untuk anak balita. Dan banyak dari pengunjung, khususnya para orang tua yang memanfaatkan tempat ini untuk memberi hiburan sekaligus menyuapi putra-putri mereka saat bermain.

c.    Gedung Memorabilia
 Gedung memorabilia terdapat di sebelah barat area taman pintar. Di tempat ini para pengunjung dapat melihat miniatur bangunan Keraton Yogyakarta secara detail dan menyeluruh, ada pula foto raja-raja dari Yogyakarta, mulai dari Hamengkubuwono I sampai dengan raja yang sekarang bertahta, yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono X. Anda pun juga dapat melihat miniatur Yogyakarta secara menyeluruh.

d.    Gedung Kotak dan Oval
Perlu anda ketahui semua wahana di atas hanyalah wahana sambutan atau halaman taman. Dan wahana yang sebenarnya adalah di gedung oval dan kotak. Ketika anda masuk anda akan langsung melewati lorong bawah air mirip sea world. Di dalam gedung kotak dan oval anda bisa mencoba wahana ilmu pengetahuan dan teknologi apa saja. Disana juga ada petugas yang selalu siap menyapa pengunjung dengan ramah, jika anda ingin bertanya petugas selalu siap melayani.



 


BAB III
PENUTUP

3.1  Kesimpulan

Dari kunjungan penulis ke Taman Pintar, maka dapat disimpulkan bahwa :
1.    Taman pintar sebagai media belajar yang baik bagi para siswa
2.    Taman pintar bisa menambah wawasan bagi pengunjung
3.    Bahwa ternyata di Yogyakarta ada tempat yang baik untuk rekreasi dan belajar

3.2  Saran

Dengan uraian di atas penulis menyarankan :
1.    Penulis berharap agar Taman Pintar lebih berkembang lagi supaya pengunjung yang datang dapat menambah wawasan yang sangat luas.
2.    Penulis berharap ke ramah-tamahan petugas di taman pintar supaya ditingkatkan.
3.    Penulis berharap dengan karya tulis ini dapat memberi inspirasi kepada pembaca umumnya dan penulis khususnya.

Contoh Karya tulis Tari Barong

TARI BARONG

KARYA TULIS
Disusun guna melengkapi dan memenuhi salah satu syarat
untuk mengikuti Ulangan Tengah Semester Gasal
Tahun Pelajaran 2013/2014







Disusun oleh :

                                               Nama            :
                                               No. Absen    :
                                               Kelas             :


SEKOLAH MENENGAH PERTAM
TAHUN AJARAN 2013/2014





PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN


Karya tulis ini telah disetujui oleh guru pembimbing dan disahkan oleh Kepala SMP Negeri 1, untuk menempuh Ulangan Tengah Semester Gasal SMP Negeri 1  Tahun Pelajaran 2013/2014.

Hari           :
Tanggal     :


                  Mengesahkan                                                                  Menyetujui
           Kepala SMP Negeri 1                                                     Guru Pembimbing
   

      (....................................)                                            (....................................)
       NIP.                                                                                     NIP.  





 PERSEMBAHAN

Karya tulis ini dipersembahkan kepada :
1.    Bp. . . . . . . . . . . selaku kepala SMP Negeri 1
2.    Ibu . . . . . . . . . . selaku pembimbing karya tulis
3.    Ibu . . . . . . . . . . selaku wali kelas VIII F
4.    Ayah dan Ibu yang memberi doa, petuah dan motivasi
5.    Teman-teman yang tlah membantu dalam penyelesaian karya tulis ini
6.    Kepada pembaca yang budiman





MOTTO

1.    Berusahalah sekuat yang kamu bisa, yakinlah Tuhan tidak akan berdiam diri
2.    Dimana ada kemauan pasti ada jalan
3.    Jangan menyerah atas hal yang kamu anggap benar meskipun terlihat mustahil
4.    Lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali
5.    Hidup penuh maaf adalah jalan bagi kelapangan dan kedamaian jiwa
6.    Kerja keras adalah cermin kehidupan
7.    Pikiran adalah cermin kehidupan
8.    Manusia akan mati tetapi kenangan akan abadi
9.    Ilmu tanpa budi ibarat jiwa yang rapuh
10.    Orang pandai selalu menggunakan logika dan pikiran





KATA PENGANTAR

       Assalamu’alaikum Wr. Wb.
     Segala puji dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmad dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan study tour ke Bali.
      Karya tulis ini disusun sebagai syarat untuk menempuh Ulangan Tengah Semester Gasal Tahun Pelajaran 2013/2014. Dalam membuat karya tulis ini apabila banyak kesalahan, maka mohon maaf.
     Penulis menyadari bahwa penyusunan karya tulis ini sangat sederhana dan jauh dari sempurna. Sehingga kritik dan saran dari semua pihak penulis harapkan untuk menyempurnakan pada kesempatan kali ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada Ibu Endang Purwaningsih selaku pembimbing dan seluruh pihak yang telah membantu dan memberikan dorongan hingga selesai.
     Wassalamu’alaikum Wr. Wb

    


                                                                                                                             Penulis








DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ..........................................................................................        i
HALAMAN PERSETUJUAN dan PENGESAHAN .................................................       ii
HALAMAN PERSEMBAHAN ............................................................................       iii
HALAMAN MOTTO .........................................................................................      iv
KATA PENGANTAR ..........................................................................................      v
DAFTAR ISI ....................................................................................................       vi
BAB  I     PENDAHULUAN
                A. Latar Belakang Masalah ................................................................       1
                B. Tujuan Penulisan ...........................................................................       1
                C. Metode Penulisan ..........................................................................       1
                D. Sistematika Penulisan ...................................................................       1
BAB  II    PEMBAHASAN
                A. Sejarah Tari Barong ......................................................................       2
                B. Urutan dalam tari Barong ..............................................................       3
BAB III   PENUTUP
                A. Kesimpulan ...................................................................................       5
                B. Saran .............................................................................................       5
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN





BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
 Tari Barong adalah pertunjukan seni paling populer dan diminati oleh wisatawan di Bali seperti Tari Kecak Uluwatu. Belum lengkaplah liburan ke Bali, sebelum menonton pertunjukan seni berkualitas ini.
 
B. Tujuan Penulisan
Karya tulis ini disusun untuk melengkapi tugas dan memenuhi syarat dalam menempuh Ulangan Semester Gasal.

C. Metode Penulisan
Penyusun karya tulis ini penulis dengan metode pengumpulan data dari brosur-brosur dan observasi atau tanya jawab dengan pemandu wisata yang penulis kumpulkan.

D. Sistematika Penulisan
BAB    I    PENDAHULUAN
                A. Latar Belakang Masalah
                B. Tujuan Penulisan
                C. Metode Penulisan
                D. Sistematika Penulisan
BAB  II   PEMBAHASAN
                A. Sejarah Tari Barong
                B. Urutan dalam Tari Barong
BAB  III  PENUTUP
                A. Kesimpulan
                B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN





 BAB II
PEMBAHASAN

A. Sejarah Tari Barong
Tari Barong adalah tarian khas Bali yang berasal dari khazanah kebudayaan pra-Hindu. Tarian ini menggambarkan pertarungan antara kebajikan (dharma) dan kebatilan (adharma). Wujud kebajikan dilakoni oleh Barong, yaitu penari dengan kostum binatang berkaki empat, sementara wujud kebatilan dimainkan oleh Rangda yaitu sosok yang menyeramkan dengan dua taring runcning di mulutnya.
Ada beberapa jenis Tari Barong yang biasa ditampilkan di Pulau Bali diantaranya Barong Ket, Barong Bangkal (babi), Barong Macan, Barong Landung. Namun diantara jenis-jenis Barong tersebut ynag paling sering menjadi suguhan wisata adalah Barong Ket atau Barong Keket yang memiliki kostum dan tarian cukup lengkap.
Kostum Barong Ket umumnya menggambarkan perpaduan antara singa, harimau dan lembu. Di badannya dihiasi dengan ornamen dari kulit, potongan-potongan kaca cermin dan juga dilengkapi bulu-bulu dari serat daun pandan. Barong ini dimainkan oleh dua orang penari (juru saluk/ juru bapang). Satu penari mengambil posisi di depan memainkan kaki belakang dan ekor barong.
Secara sekilas, Barong Ket tidak jauh berbeda dengan Barongsai yang biasa dipertunjukkan oleh masyarakat Cina. Hanya saja, cerita yang dimainkan dalam pertunjukan ini berbeda, yaitu cerita pertarungan antara Barong dan Rangda yang dilengkapi dengan tokoh-tokoh lainnya, seperti kera (sahabat Barong) Dewi Kunthi, Sadewa (anak Dewi Kunthi), serta para pengikut Rangda.

B. Urutan dalam tari Barong
–    Babak Pertama
Dua orang penari muncul dan mereka adalah pengikut-pengikut Rangda sedang mencari pengikut-pengikut Dewi Kunthi yang sedang dalam perjalanan menemui patihnya.

–    Babak Kedua
Pengikut-pengikut Dewi Kunthi. Salah seorang pengikut Rangda berubah menjadi setan (semacam rangda) dan memasukkan roh jahat kepada pengikut Dewi Kunthi yang menyebabkan mereka bisa menjadi marah. Keduanya menemui patih dan bersama-sama menghadap Dewi Kunthi.

–    Babak Ketiga
Muncullah Dewi Kunthi dan anaknya Sahadewa dan Dewi Kunthi telah berjanji kepada Rangda untuk menyerahkan Sahadewa sebagai korban. Sebenarnya Dewi Kunthi tidak sampai hati mengorbankan anaknya Sahadewa kepada Rangda. Tetapi setan (semacam rangda) memasuki roh jahat kepadanya yang menyebabkan Dewi Kunthi bisa menjadi marah dan berniat mengorbankan anaknya serta memerintahkan kepada patihnya untuk membuang Sahadewa ke dalam hutan. Dan patih inipun tak luput dari kemasukan roh jahat  oleh setan ke dalam hutan dan mengikatnya di muka istana sang Rangda.

–    Babak Keempat
Turunlah Dewa Siwa dan memberikan keabadian kepada Sahadewa dan keabadian ini tidak diketahui oleh Rangda. Kemudian datanglah rangda, untuk mengoyak dan membunuh Sahadewa tetapi tidak dapat dibunuhnya karena kekebalan yang dianugerahkan oleh dewa Siwa rangda menyerahkan kepada Sahadewa dan memohon untuk diselamatkan agar dengan demikian dia bisa masuk surga, permintaan ini dipenuhi oleh Sahadewa dan Sang rangda mendapat surga.

–    Babak Kelima
Kalika adalah seorang pengikut Rangda menghadap Sahadewa. Penolakan ini menimbulkan perkelahian dan Kalika merubah rupa menjadi “Babi Hutan” dan di dalam pertarungan antara Sahadewa melawan “Babi Hutan” Shadewa tidak dapat membunuhnya dan akhirnya Sahadewa berubah rupa menjadi Barong. Karena sama saktinya maka pertarungan antara Barong melawan Rangda ini tidak ada ang menang dan dengan demikian pertarungan dan perkelahian berlangsung terus abadi “kebajikan” melawan “kebatilan” kemudian muncullah pengikut-pengikut Barong masing-masing dengan kerisnya yang hendak menolong Barong dalam pertarungan melawan Rangda. Mereka ini semuanya pun tidak berhasil melumpuhkan kesaktian sang Rangda.






 BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari sebelumnya penulis dapat membuat kesimpulan sebagai berikut :
1.    Bali sangat terkenal dengan kebudayaannya terutama pada panorama yang sangat indah tari-tariannya.
2.    Bali memiliki adat-istiadat yang belum terpengaruh oleh budaya asing
3.    Bali memiliki adat dan tempat wisata yang sangat indah dan banyak turis domestik umum maupun manca negara yang dapat menambah devisa negara.

B. Saran
Sebagai generasi muda penerus bangsa kita harus ikut serta dalam membudidayakan dan melestarikan kebudayaannya. Budaya Indonesia yang tiada duanya di negara lain keikutsertaan kita dalam pembudidayaan budaya bangsa merupakan hal yang baik agar budaya asli Indonesia tidak pernah dan mempunyai daya tarik tersendiri dengan negara lain.